Cara mengatasi error 403 forbidden

No comment 177 views

Kali ini Admin akan membahas tentang cara mengatasi error 403 forbidden. Pasti diantara para pembaca sekalian ada yang bertanya apa itu error 403 forbidden? Hypertext Transfer Protocol (HTTP), protokol yang digunakan untuk mengirimkan data pada web, menggunakan sejumlah kode status untuk menyampaikan informasi kepada pengguna ketika ada request. Error 403 merupakan kode HTTP "Forbidden atau Terlarang", yang berarti bahwa web server memahami request dari pengguna tetapi menolak untuk memberikan akses menuju suatu halaman tertentu karena berbagai alasan.

Siklus HTTP

Ketika pengguna mengakses suatu situs web menggunakan browser web, maka pengguna akan terhubung ke server hosting web tersebut melalui alamat IP (seperti nomor telepon tertentu ke situs web). Kemudian browser akan mengirimkan request kepada server untuk mengakses halaman web tertentu, misalnya saja untuk mengakses halaman utama website. Biasanya, jika permintaan tersebut valid, maka server akan mengirimkan kembali kode "200 OK" dan memberikan halaman yang diminta kepada pengguna. Namun, web server akan mengirimkan kode error "403 Forbidden" jika sudah disetting untuk melarang akses menuju halaman tertentu.

Direktori browsing

Salah satu alasan utama ketika pengguna melihat pesar error 403 adalah sang administrator memiliki direktori browsing yang terlarang untuk diakses.

Beberapa situs web memungkinkan pengguna untuk melihat direktori, menampilkan semua file dan halaman, bahkan yang tidak berhubungan dengan halaman situs sekalipun.

Dikarenakan hal tersebut dapat menimbulkan masalah keamanan, maka kebanyakan situs akan mematikan direktori browsing dan menampilkan error 403.

Biasanya URL halaman yang memiliki kode error 403 forbidden berakhiran dengan garis miring “/”, bukan "html."

Cara mengatasi error 403 forbidden

Hosting pengguna situs pribadi yang berada dalam layanan Google Sites kadang-kadang dapat mengalami "Forbidden 403 error" ketika mencoba untuk mengakses situs web miliknya.

Pesan error ini bisa jadi disebabkan oleh google yang menonaktifkan suatu akun setelah akun tersebut diduga terkait dengan pembajakan.

Biasanya situs web tersebut bisa kembali diaktifkan setelah google menentukan bahwa situs tersebut aman, tapi kadang kala situs web tidak akan diaktifkan kembali dan terus memberikan peringatan error "Forbidden 403".

Untuk mengatasi error 403 forbidden, pemilik situs harus mengirim permintaan di Google Sites Help Forum.

Kesalahan izin konfigurasi dan file yang tersembunyi

Administrator situs web dapat mengubah hak akses pada suatu file atau direktori untuk melarang siapapun mengaksesnya serta memberikan kode error 403.

Agar pengguna dapat mengakses file atau direktori tersebut, maka hak akses file harus diatur ke 755 atau 644. Angka 5 di akhir menandakan pengguna dapat membaca dan melakukan eksekusi. Sedangkan angka 4 di akhir menandakan pengguna hanya dapat membaca file.

File tersembunyi, seperti file ".htaccess" atau file lain yang dimulai dengan titik, tidak akan bisa diakses melalui browser.

Itulah artikel singkat mengenai apa itu error 403 forbidden? dan cara mengatasi error 403 forbidden. Semoga bermanfaat.

Leave a reply "Cara mengatasi error 403 forbidden"