Cara mengatasi laptop lemot

No comment 46 views

TipsCara.web.id - Kali ini kita akan membahas tentang cara mengatasi laptop lemot. Ketika Anda membeli laptop atau komputer baru, kemudian menyalakannya, pasti laptop atau komputer Anda tidak akan terasa lemot. Bahkan ketika digunakan untuk berinternet, menjalankan software favorit, menonton DVD, tidak akan ada masalah berarti. Namun, setelah beberapa bulan atau beberapa tahun, Laptop akan terasa semakin melambat alias "lemot".

Entah disebabkan oleh penggunaan yang berlebihan atau pelemahan hardware yang terjadi secara alami, "lemot" memang suatu kondisi yang cukup menjengkelkan. Namun jangan khawatir karena kita akan membahas solusinya pada artikel ini.

Membersihkan debu

Mungkin Anda tidak pernah berpikir bahwa debu dapat mempengaruhi kinerja sistem. Tapi faktanya, debu yang terkumpul dapat menyebabkan ventilasi laptop tersumbat, sehingga berdampak pada kinerja sistem dan siklus hidup laptop. Hardware yang paling banyak mengeluarkan panas adalah video card, utamanya saat pengguna menonton film atau bermain game. Oleh sebab itu, jika debu telah banyak terkumpul, ditambah lagi dengan panas yang dihasilkan oleh komponen laptop, maka kemampuan laptop untuk mendinginkan perangkat jelas terhambat. Dan ketika laptop tidak bisa lagi melakukan pendinginan, biasanya hal tersebut dapat memicu proses shutdown secara paksa.

Dengan membersihkan debu pada saluran ventilasi, sistem pendingin komputer akan dapat kembali melakukan tugasnya. Bahkan jika Anda membuka laptop yang sudah tua, Anda pasti kaget dengan berapa banyak debu yang telah terkumpul dari waktu ke waktu.

Memeriksa RAM dan hard drive

Faktor umur memang dapat memberikan efek buruk pada hardware Anda, tapi pengguna dapat memeriksa kinerja laptop dengan bantuan alat monitor yang akan mengidentifikasi apakah ada kesalahan konfigurasi atau kerusakan yang mempengaruhi kinerja laptop. Sebaiknya jalankan tes ini sebelum Anda memutuskan untuk mengupgrade atau mengajukan klaim garansi kepada produsen laptop. Jika RAM atau hard drive teridentifikasi sebagai sumber masalah, Anda dapat memilih untuk memperbaiki atau menggantinya dengan perangkat yang baru. Selain itu, hard drive yang terisi penuh juga dapat mempengaruhi kinerja sistem. Jadi jika Anda kehabisan ruang, sebaiknya  backup dan pindahkan isi hard drive ke perangkat lain.

Uninstal program yang tidak digunakan

Dengan melihat control panel, Anda dapat dengan cepat mengidentifikasi dan menghapus program yang jarang digunakan atau tidak terpakai lagi. Namun perlu diingat, banyak laptop yang dijual dengan sejumlah program bawaan. Jadi berhati-hatilah ketika melakukan proses uninstal.

Dengan melakukan uninstal program yang tidak lagi digunakan, pengguna dapat memperluas ruang penyimpanan dan meningkatkan kinerja laptop.

Upgrade software antivirus

Kadang-kadang software antivirus yang berfungsi melindungi sistem bisa menjadi salah satu faktor yang membuat laptop "lemot". Walaupun akhir-akhir ini software antivirus telah dilengkapi beberapa fitur sehingga menjadi lebih ringan dan cepat. Namun antivirus versi lama masih belum memiliki fitur tersebut.

Proses sistem scan dan malware scan yang sedang berjalan dapat mempengaruhi kinerja komputer, terutama karena proses tersebut sedang menganalisa ratusan ribu file, folder, dan informasi lainnya. Selain itu, pastikan bahwa Anda hanya menggunakan satu program antivirus pada laptop untuk menghindari sistem mengalami kelebihan beban.

Instal ulang Windows

Ketika cara-cara yang telah disebutkan tadi kesemuanya gagal, Anda dapat mempertimbangkan untuk menginstal ulang laptop. Cara ini bisa dibilang sebagai cara yang terakhir untuk menghilangkan "lemot".

Jika Anda memang memutuskan untuk melakukan instal ulang Windows, pastikan Anda memiliki (setidaknya satu) cadangan data, karena hard drive akan di format ulang pada proses ini.

Itulah beberapa cara mengatasi laptop lemot yang dapat Anda coba. Semoga berhasil.

Leave a reply "Cara mengatasi laptop lemot"