Cara merawat baterai laptop

No comment 89 views

Kali ini Admin TipsCara.web.id akan berbagi informasi tentang cara merawat baterai laptop.

Perhatikan siklus pengisian ulang baterai

Semua baterai laptop diciptakan untuk menangani sejumlah siklus pengisian ulang, biasanya sekitar 500 siklus namun kadang-kadang juga lebih dari itu. Pada dasarnya, satu siklus pengisian ulang baterai sama dengan kapasitas 100 persen yang habis hingga 0 persen dan kemudian diisi ulang hingga 100 persen lagi. Jika kapasitas baterai laptop pengguna turun hingga 50 persen dan kemudian diisi ulang hingga 100 persen, maka itu sama dengan setengah siklus. Seiring waktu, setiap siklus pengisian ulang akan mengurangi kapasitas baterai dari spesifikasi desain awal. Hal itu berarti jika pengguna semakin jarang melakukan isi ulang baterai laptop, maka umur baterai akan semakin awet.

Jadi cara merawat baterai laptop yang pertama adalah dengan melakukan pengaturan daya. Banyak laptop yang menawarkan kemampuan untuk beralih ke "mode eco" dan secara otomatis menyesuaikan kapasitas daya yang digunakan (misalnya secara otomatis meredupkan kecerahan layar laptop) untuk menghemat energi baterai. Pengguna juga dapat secara manual mengurangi jumlah daya yang digunakan dengan mematikan Wi-Fi dan Bluetooth jika tidak sedang menggunakannya.

cara-merawat-baterai-laptop

Untuk lebih menghemat daya, hentikan setiap aplikasi yang berjalan di latar belakang dan terus menerus mengonsumsi baterai. Pada laptop Windows, pengguna dapat melihat Sistem Tray, Task Manager, dan Tab Processes untuk melihat aplikasi mana yang tidak diperlukan. Sedangkan untuk laptop MacOS, pengguna dapat melihat aplikasi yang menggunakan listrik paling banyak dengan mengklik ikon baterai di taskbar kanan atas dan dengan membuka Activity Monitor serta memilih bagian Energy. Layanan penyimpanan cloud atau pemutar video yang tidak digunakan sebaiknya dimatikan saja.

Cara merawat baterai laptop selanjutnya adalah dengan melarang pengguna untuk terus mencolokkan charger baterai laptop ketika daya laptop sudah mencapai 100 persen. Akan tetapi, laptop modern saat ini sudah dirancang untuk menghentikan pengisian baterai ketika sudah mencapai 100 persen dan dengan demikian akan menjaga agar umur baterai tidak semakin pendek.

Seperti banyak pertanyaan lain yang terkait baterai, permasalahan pengisian ulang pada saat kapasitas baterai sudah terisi penuh masih hangat diperdebatkan. Secara umum, tindakan terbaik yang dapat pengguna lakukan pada baterai lithium-ion adalah dengan menghindari penggunaan laptop saat kapasitas daya sudah di bawah 20 persen.

Hal yang harus dihindari

Cara merawat baterai laptop yang lain adalah dengan menghindari kebiasaan buruk seperti :

  • Terlalu tergantung dengan mode hibernate. Jika pengguna terus-menerus memaksa laptop dalam mode hibernate untuk menghemat baterai, maka hal itu berarti si pengguna tidak menjaga baterai dengan persentase yang ideal.

Pikirkan kembali kebiasaan tersebut karena pola penggunaan seperti itu akan membuat umur baterai tidak bertahan lama.

  • Lama tidak digunakan: Jika pengguna tidak menggunakan baterai dalam jangka waktu yang lama, maka pastikan baterai tersebut setidaknya memiliki sekitar 50 persen daya tersisa.

Hati-hati, baterai tersebut bisa tidak dapat menyala lagi jika tidak segera diisi ulang.

Itulah sejumlah cara merawat baterai laptop. Semoga artikel singkat ini dapat bermanfaat bagi Anda.

Leave a reply "Cara merawat baterai laptop"