Perbedaan sistem operasi 32-bit dan 64-bit

No comment 100 views

TipsCara.web.id - Kali ini admin akan membahas tentang perbedaan sistem operasi 32-bit dan 64-bit. Dalam komputer hanya ada biner, 0 dan 1. Masing-masing dianggap 'bit'. Hal itu berarti untuk komputasi 1-bit, maka Anda kemungkinan mendapatkan dua nilai, 2-bit kemungkinan empat nilai, sedangkan pada 3-bit akan mendapatkan nilai dua pangkat tiga.

Jika dihitung terus, Anda akhirnya mendapatkan 32-bit (2 pangkat 32) yang bernilai 4,294,967,296 dan 64-bit (2 pangkat 64) bernilai 18,446,744,073,709,551,616. Angka tersebut sudah jelas menunjukkan betapa kuatnya sebuah chip yang mendukung bit komputasi lebih tinggi.

Setiap beberapa tahun, chip yang ada pada komputer dan bahkan di smartphone membuat peningkatan dalam mendukung nomor baru. Sebagai contoh:

  • Chip Intel 8080 pada tahun 1970 mendukung komputasi 8-bit.
  • Windows 3.1 pada tahun 1992 merupakan windows versi desktop pertama yang mendukung 16-bit.
  • AMD mengirimkan chip desktop 64-bit pertamanya pada tahun 2003.
  • Apple membuat Mac OS X Snow Leopard 64-bit pada tahun 2009.
  • Smartphone pertama yang menggunakan chip 64-bit (Apple A7) adalah Apple iPhone 5s pada tahun 2014.

Jadi cukup jelas bahwa 64-bit (kadang-kadang ditulis x64) mampu melakukan pekerjaan lebih baik daripada 32-bit (disebut x86, sebuah istilah ketika Windows Vista mulai mencuat dan menyimpan aplikasi 32-bit dalam sebuah folder bernama 'Program Files (x86) ', x86 awalnya mengacu pada semua sistem operasi (OS) yang di-set untuk bekerja pada chip Intel, seperti 8086 melalui 80486).

Saat ini kemungkinan besar pengguna sudah menggunakan chip 64-bit dengan OS 64-bit, dan bahkan menjalankan aplikasi 64-bit. Walaupun belum semuanya menggunakan 64-bit karena Windows 7, 8, 8.1, dan 10 itu sendiri hadir dalam versi 32-bit dan 64-bit.

Mengapa seseorang menginstal sistem operasi 32-bit pada laptop atau komputernya? Biasanya yang menjadi alasan utamanya adalah prosesor di laptop atau komputernya termasuk versi 32-bit.

Intel mulai membuat prosesor 32-bit dalam kisaran 80386 pada tahun 1985 dan mulai menjual prosesor 64-bit pada tahun 2001. Jika Anda sudah membeli PC sejak intel Pentium D yang keluar pada tahun 2005, maka Anda tidak mungkin memiliki versi 32-bit. Chip 32-bit Intel yang terakhir adalah Intel Pentium 4E, chip tersebut diluncurkan pada bulan Februari 2004 dan bahkan telah diperpanjang ke versi 64-bit dengan arsitektur x86-64.

Menginstal sistem operasi 32-bit pada sistem arsitektur 64-bit bisa dilakukan, akan tetapi performa yang dihasilkan tidak akan optimal. Versi 32-bit memiliki lebih banyak keterbatasan, keterbatasan yang paling-menonjol adalah kemampuan memanfaatkan RAM maksimal berkapasitas 4 GB. Jika Anda menambah RAM pada sistem operasi 32-bit, maka nantinya tidak akan berdampak banyak pada kinerja yang dihasilkan.

Kapasitas RAM maksimal yang bisa digunakan pada Windows 10 adalah 2 TB dan pada Windows 10 Home hanya 128 GB. Secara teori, batas RAM pada sistem operasi 64-bit adalah 16 exabyte.

Komputasi 64-bit memiliki banyak peningkatan lainnya walaupun tidak bisa dilihat dengan kasat mata. Data yang lebih luas, ukuran bilangan bulat yang lebih besar, dan delapan alamat memori oktet adalah sebagian dari peningkatan tersebut.

Anda juga mungkin melihat bahwa beberapa program yang ingin di download memiliki pilihan versi 32-bit dan 64-bit. Hal itu dikarenakan masih banyaknya pengguna sistem operasi 32-bit. Mereka membutuhkan software 32-bit karena sistem operasinya tidak mendukung untuk menginstal versi 64-bit. Walaupun software 64-bit dipaksa untuk terinstal sekalipun, nantinya tetap tidak dapat dijalankan pada perangkat dengan OS 32-bit. Namun beda halnya dengan OS 64-bit yang dapat menjalankan software 32-bit.

Itulah perbedaan sistem operasi 32-bit dan 64-bit. Semoga sedikit banyaknya isi artikel ini dapat bermanfaat bagi Anda.

Tags:

Leave a reply "Perbedaan sistem operasi 32-bit dan 64-bit"